Senin, 19 November 2018 | 17:23 WIB

Konsumen Loyal Ingin Spin Tetap "Lestari"

General Motors (GM) Indonesia merayakan ulang tahun Blazer Indonesia Club ke-14 dan Chevrolet Spin Indonesia yang ke-2 dalam satu hari, pada akhir pekan lalu.

General Motors (GM) Indonesia sepertinya telah memutuskan untuk menghentikan penjualan Chevrolet Spin, sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Buktinya, dua bulan pertama 2016 ini sama sekali tidak ada aktivitas penjualan.

Rupanya, kabar kurang sedap itu sudah mencuat dan menjadi perbincangan hangat dikalangan komuniats sekaligus perkumpulan konsumen loyal, Chevy Spin Indonesia (CSI). "Kami sudah tahu, produksi pindah ke India, namun sampai sekarang yang saya dengar di dalam GMI pun belum jelas apakah Spin akan diimpor dari India ke Indonesia atau tidak," ungkap Ketua Umum CSI Ian Ananta kepada KompasOtomotif, Jumat (18/3/2016).

Ian mewakili suara dari para pengguna Spin di Indonesia berharap GMI lebih berperan lagi, terutama dalam hal aftersales. Sebab, tanpa dukungan dari produsen, image kendaraan multi guna bawah (Low Multi Purpose Vehicle/LMPV) itu tetap menjadi momok bagi calon konsumen.

"Kita harapkan juga Spin tetap masuk ke Indonesia, agar ketersediaan suku cadang terjaga," ujar Ian.

Suku cadang

Ketersediaan onderdil, kata Ian sampai sekararang cukup aman. Sebab, yang dibeli masih bersifat fast moving. Terkadang ada beberapa komponen yang bisa diambil dari model Chevrolet lainnya.

"Kalo part masih ada yang kompetible dengan Aveo. Beberapa pedagang juga jual komponen keluaran GMI, entah dari mana, apakah scrap atau part sisa yang dilelang," ucap Ian.

Berita Terkait
Sumber : Kompas.com
Editor : editor
Dibaca 336 | 0 Komentar
Silahkan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar
KOMENTAR
Ada 0 Komentar untuk Artikel ini Urutkan Berdasarkan: