Minggu, 18 November 2018 | 15:38 WIB

Pelanggan Mengeluh Imbas Gas PGN di Ngagel Dipadamkan

Surabaya - Bocornya pipa PGN yang berakibat ledakan dan kebakaran membuat aliran gas di kawasan Ngagel untuk sementara dipadamkan. Akibatnya, para pelanggan di sekitar Ngagel kebingungan. Bahkan ada yang marah-marah mendatangi petugas PGN di lokasi. Salah seorang pelanggan PGN Theo Junaidi (36) yang kebetulan melintas di lokasi langsung menanyakan pemutusan gas secara sepihak kepada petugas. "Oh ini penyebabnya. Kenapa tidak ada pemberitahuan sebelumnya," kata Theo kepada petugas PGN dengan nada tinggi, Jumat (26/10/2018). Karena pemutusan tersebut, Theo mengaku tidak bisa memasak dan beraktivitas untuk usahanya. Menurutnya, hampir di Ngagel saat ini gas para pelanggan PGN mati total. "Saya mengetahuinya sekitar jam 11.00 an tadi sudah mati total. Padahal paginya gas masih menyala," keluh Theo yang sudah berlangganan sejak tahun 2006. Ia mengaku karena matinya gas tersebut usaha brownisnya sekarang terhambat. Pelanggan kebingungan gas PGN mati/Pelanggan kebingungan gas PGN mati/ Foto: Amir Baihaqi "Di Ngagel ini banyak home industry. Kalau mati seperti ini kita yang dirugikan," ujar Theo. Senasib dengan Theo, salah satu pelanggan lainnya Sastra (40) juga mengalami hal yang sama. Bahkan matinya aliran gas ke rumahnya juga diikuti dengan matinya listrik. "Kalau gas mati kita bisa siasati dengan gas elpiji. Tapi ini listrik kok ikut-ikutan mati," keluh Sastra. Saat ditanyakan, Sastra mengaku mendapat jawaban dari petugas PLN karena imbas pipa PGN yang meledak tadi pagi. Sehingga aliran listrik di daerah Ngagel dimatikan. "Bilangnya tadi petugas karena kabel terkena imbas ledakan pipa gas. Tapi itu kan sudah selesai. Masak belum dihidupkan lagi," katanya. Ledakan terjadi di sekitar sungai kawasan Ngagel Madya, pukul 08.30 WIB. Ledakan dari pipa PGN yang bocor itu mengeluarkan api. Tiga orang mengalami luka akibat ledakan pipa tersebut. Mereka yakni Ny Sali pemilik warung di sekitar lokasi dan dua pembelinya.

Sumber : Detik News
Editor :
Dibaca 4809 | 0 Komentar
Silahkan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar
KOMENTAR
Ada 0 Komentar untuk Artikel ini Urutkan Berdasarkan:
Sosial & Budaya
Otomotif
Jumat - 20/05/2016 13:43 WIB
Institut Otomotif Indonesia Resmi Berdiri