Selasa, 19 November 2019 | 08:16 WIB

Prinsip Dasar Digital Parenting

Saat mendengar kata digital parenting, maksudnya bukan berarti belajar sebagai orangtua lewat jalur digital, namun lebih kepada orangtua yang melek teknologi digital.Karena perkembangan teknologi makinpesat, sudah sewajarnya kalau orangtua juga mulai mengambil peranan penting dalam memantau perkembangan anak, salah satunya dalam hal teknologi internet.

Sepuluh atau 20 tahun lalu, mungkin gaya mendidik anak berkutat pada metode konvensional, belajar dan bermain bersama. Kini, belajar dan bermain bersama juga tetap dilakukan dan uniknya, aktivitas mendidik anak juga bisa menggunakan sarana internet.Tidak dapat dipungkiri bahwa kini hampir semua orang, tua dan muda sudah memiliki kecenderungan menggunakan gadget untu kberbagai keperluan.Mulai dari bermain game, mencari informasi dan hiburan sampai keaktivitas profesional.

Di masakini, anak memiliki ketergantungan yang cukup kuat terhadap gadget.Masalahnya, orang tuatidak mungkin dapat memantau konten apa saja yang dikonsumsi oleh anak.Inilah yang menjadi tantangan bagi orangtua dalam mendidik anak di masakini.Dari pembahasan di atas, muncul istilah digital parenting yang merupakan model pola pengasuhan anak disesuaikan dengan kebiasaan anak yang akrab dengan perangkat digital.

Prinsip dari digital parenting adalah menanamkan sikap bijak dan etis dalam berperilaku di internet, sekaligus menerapkan aturan agar anak tidak menyalahgunakan sarana internet. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyarankan lima tips yang dapat dilakukan orangtua dalam membimbing anak menggunakan perangkat digital.

Kritisi

Orangtua perlu untuk ekstra kritis terhadap konten apa saja. Pastikan bahwa konten yang diakses oleh anak benar-benar aman dan bermanfaat bagi anak.Kita mengetahui bahwa kini terlalu banyak konten yang beredar bebas, dan anak membutuhkan bimbingan kita.Tugas kitalah untuk mendampingi mereka dalam berselancar di dunia maya.

Diskusi

Seringkali orangtua melarang anak menggunakan gadget.Sebaiknya, jangan hanya melarang saja, cobalah mendiskusikan secara sederhana dan berikan pengertian tentang batas kebutuhan penggunaan perangkat digital.Berikan alasan mengapa anak sebaiknya menggunakan gadget, begitu pula dengan alasan mengapa anak sebaiknya membatasi penggunaannya.

Batasi

Sebagai orangtua, Andalah yang memegang penuh kendaliatas konten yang diakses anak.Gunakan fitur-fitur family protection yang membantu mencegah anak mengakses konten yang tidak sepatutnya.Anda dapat menghubungi penyedia jasa internet Anda untuk mengaktifkan fitur ini.

 

Patuhi

Saat Anda selaku orangtua dan anaks udah menyetujui aturan yang sudah dibuat dan disepakati bersama, patuhi aturan tersebut dan konsisten dalam menjalankannya.Misalnya, saat sudah disepakati bahwa hari Minggu adalah waktu bermain anak, jangan biarkan anak bermain di hari selain itu.

Nikmati

Langkah terakhir yang akan membawa orangtua semakin dekat dengan anak adalah menikmati perangkat digital bersama anak. Misalnya, bermain game bersama, menonton film bersama.Dengan begitu, Anda juga akan merasakan manfaat yang sama dengan anak.


Editor :
Dibaca 34760 | 0 Komentar
Silahkan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar
KOMENTAR
Ada 0 Komentar untuk Artikel ini Urutkan Berdasarkan:
Otomotif
Jumat - 20/05/2016 13:43 WIB
Institut Otomotif Indonesia Resmi Berdiri
Sosial & Budaya