Minggu, 21 Oktober 2018 | 20:14 WIB

Jokowi Bicara soal Fenomena Penjarahan Pascagempa di Palu

Jokowi (Noval/detikcom)

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan semua pihak saat ini sedang bekerja mengatasi masa tanggap darurat pasca-gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah. Jokowi menanggapi kabar aksi penjarahan yang dilakukan warga terhadap toko-toko di Palu.

"Saya tidak melihat seperti itu karena toko-toko tutup, mungkin ada satu atau dua peristiwa. Karena memang ada juga toko yang memberikan, membantu saudara-saudaranya, dalam keadaan darurat seperti ini jangan mempermasalahkan hal-hal kecil yang sebetulnya tidak jadi masalah dasar di situ," kata Jokowi di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018).

 

Jokowi menegaskan Palu dan beberapa daerah terdampak gempa di Sulawesi Tengah saat ini masih dalam kondisi darurat. Evakuasi korban masih banyak yang belum dilakukan karena terbatasnya alat berat.

"Evakuasi belum selesai, banyak tempat-tempat yang tidak bisa diselesaikan evakuasi karena alat berat belum ada, problem. Tapi tadi malam alat-alat berat sudah mulai masuk ke Palu," katanya.

 

Selain itu, kebutuhan akan logistik makanan dan air masih menjadi masalah. Hal ini karena sejumlah toko yang menjual logistik masih tutup.

"Air masalah karena listrik tidak ada, tidak hidup. Kenapa listrik tidak ada, karena dari 7 gardu yang ada yang hidup hanya 2, yang 5 ada masalah, ini yang harus diselesaikan," tuturnya.

Sumber : Detik News
Editor :
Dibaca 60 | 0 Komentar
Silahkan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar
KOMENTAR
Ada 0 Komentar untuk Artikel ini Urutkan Berdasarkan:
Sosial & Budaya
Otomotif
Jumat - 20/05/2016 13:43 WIB
Institut Otomotif Indonesia Resmi Berdiri