Minggu, 18 November 2018 | 15:39 WIB

JK Prihatin 41 Anggota DPRD Malang Jadi Tersangka Korupsi

Jusuf Kala

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku prihatin dengan korupsi massal anggota DPRD Kota Malang. JK menyebut kasus korupsi massal anggota DPRD Malang sebagai peringatan agar pejabat tidak korupsi.

"Kalau zaman dulu namanya korupsi berjemaah, kesialan itu, kita prihatin juga melihat seperti itu. Ini peringatan kepada Bupati, Walkot, Gubernur dan juga anggota DPR untuk jangan berbuat seperti itu," ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).

Kasus korupsi disebut JK otomatis menghabiskan karir politik anggota DPRD Malang tersebut.

"Akibatnya ya walaupun yang diberikan itu mungkin dalam jumlah tidak besar karena kota, itu saya bacanya Rp 10 juta, ada Rp 20 juta. Tapi ya bagaimana pun karir politiknya habis, masuk penjara lagi, kasihan. Janganlah, itu jadi peringatan semua kita," katanya.

Demi efektivitas kinerja, JK menyebut anggota DPRD Malang yang jadi tersangka bisa diganti lewat pergantian antar-waktu (PAW). PAW ini menurutnya bisa segera dilakukan parpol.

"Ya pasti, pasti (mengganggu pemerintahan) tapi itu kan masih bisa di-PAW segera," tuturnya


KPK yakin pemerintahan Kota Malang tidak lumpuh selepas 41 orang dari total 45 anggota DPRD Kota Malang ditetapkan sebagai tersangka.

"Ini sebenarnya juga menunjukkan partai, ada yang begitu tersangka langsung memecat, langsung PAW (pergantian antarwaktu)," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di kantornya.
(nvl/fdn)

Sumber : Detik News
Editor : editor
Dibaca 7169 | 0 Komentar
Silahkan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar
KOMENTAR
Ada 0 Komentar untuk Artikel ini Urutkan Berdasarkan:
Sosial & Budaya
Otomotif
Jumat - 20/05/2016 13:43 WIB
Institut Otomotif Indonesia Resmi Berdiri